Mar17

Tags

Related Posts

Ilmuwan: Kurang Tidur Mungkin Sebabkan Kerusakan Otak

FacebookTwitterGoogle+Share

Orang-orang yang tidur lebih lama pada akhir pekan untuk menambah waktu tidur yang kurang cukup selama hari-hari sebelumnya, malahan kemungkinan bisa kehilangan sejumlah sel otak.

Menurut ilmuwan syaraf Sigrid Veasey di Universitas Pennsylvania, gagasan umum bahwa “hutang tidur” dapat dipenuhi dengan melakukan tidur tambahan pada hari-hari berikutnya mungkin hanyalah dongeng.

Sleep Loss Brain Damage

Orang-orang yang sering kurang tidur kemungkinan bisa kehilangan sejumlah sel otak (foto: ilustrasi).

Setelah menempatkan sekelompok tikus percobaan di laboratorium pada jadwal yang serupa dengan orang yang bertugas dengan jadwal kerja yang berubah-ubah, Veasey dan timnya menemukan bahwa otak-otak tikus itu kehilangan hingga 25 persen dari neuron yang terkait dengan kewaspadaan dan fungsi kognitif.

Diterbitkan dalam Journal of Neuroscience, ia menjelaskan ketika tikus kehilangan sedikit waktu tidur, otak mereka menanggapinya dengan menciptakan lebih banyak protein yang disebut sirtuin tipe 3, yang menyediakan energi dan melindungi neuron. Tapi ketika kehilangan waktu tidur menjadi kebiasaan, pelepasan protein terhenti dan deplesi neuron semakin cepat.

Veasey dan kelompoknya kini berencana mempelajari otak pekerja dengan jadwal yang berubah-ubah yang telah meninggal untuk melihat apakah kerusakan yang sama dapat ditemukan pada manusia.

==================================================

Scientists: Sleep Loss May Cause Brain Damage

Those of us who sleep longer on weekends to try to make up for the time we didn’t get enough sleep during the week may actually be losing some brain cells.

According to University of Pennsylvania neuroscientist Sigrid Veasey, the common idea that the ‘sleep debt’ can be replenished by getting extra sleep days later may be a myth.

After putting a bunch of laboratory mice on a schedule similar to one people doing shift work experience, Veasey and her team discovered that the mice brains lost up to 25 percent of the neurons associated with alertness and cognitive functioning.

Writing in the Journal of Neuroscience, she explains that when mice lose a little sleep, their brains respond by creating more of a protein called sirtuin type 3, which energizes and protects the neurons. But when the loss of sleep became habitual, release of the protein stopped and depletion of neurons accelerated.

Veasey and her group now plan to study the brains of deceased shift workers to see whether the same damage can be detected in humans.